Ngobrol sama bintang..
Fiuh… Malam telah tiba..
Matahari telah pergi..
Namun, bintang perlahan datang dan tersenyum padaku..
Bintang berkata, "Hellow… kenapa kamu termangu..?"
Aku menjawab dengan helaan nafas panjang, "Hai bintang.. aku lagi kecapekan dan sedikit stress"
Bintang meredupkan sinarnya seakan-akan mengerti akan perasaanku..
"Bin, aku stress lagi mikirin skripsi nih.."
"lho.. Kenapa..?"
"Ya.. saat ini, aku belum ketemu siapa yang mau dan akan jadi kelompok aku.., saat ini aku tuh merasa sendiri, aku merasa.. mm..entahlah.."
Bintang semakin bersinar "Apapun yang kamu lakukan, apapun yang kamu usahakan.. Tuhan bisa melihatnya, buat apa kamu kawatir..?" lalu dia juga berkata, "Aku sebagai bintang dulu juga punya perasaan cemas, aku takut kalau-kalau ada hujan dan petir, dan aku takut kalau nggak akan ada bintang lain yang menemani aku di langit ini, namun aku ingat satu hal.. Kesendirian yang aku alami ini bukan untuk membuatku jatuh dan putus asa.."
Bintang merenung.."Dari kesendirian ini, aku menemukan ada hal lain yang ada dihidup ini.."
Aku Penasaran, "Lho.. Apa tuh bin..?"
Bintang menjawab, "Yah.. Hidup bukan kita yang mengatur, hidup bukan kita yang memaksakan kehendak kita sendiri.. Jadilah apa yang akan terjadi! Kamu nggak perlu takut akan terus maju kedepan dan lebih baik, terkadang.. kita maksa supaya Tuhan tuh turuti segala keinginan kita.. Kita menjadi makhluk yang egois, tapi.. apakah kita selalu menuruti kehendakNya..?? Kenapa hidup harus mengeluh, sedangkan begitu banyak orang yang bersyukur oleh karena hidupnya yang bernasib kurang baik dari kita.."
Aku mulai mengerti apa yang dikatakan bintang..
"Iya bintang, aku sekarang mengerti. Manusia hidup penuh dengan misteri.. Walaupun manusia selalu meminta sesuatu pada yang MahaKuasa, namun.. DIA mengetahui apa yang terbaik untuk kita.. Aku sadar, selama ini aku selalu mengandalkan diri dan memaksa kehendak aku lah yang terjadi.. Tapi sekarang, aku sudah siap menerima semua kejadian-kejadian yang akan aku alami.. yang akan aku lalui.. Tuhan, saat ini.. aku serahkan semua kedalam tanganMU, aku hanya bisa berdoa dan berusaha.. Maafkan aku ya Tuhan.. Maafkan segala keegoisan aku.."
Bintang tersenyum, "Nah.. sekarang udah lega kan..?"
Aku tersenyum juga, "Thanks God, Thanks yah bintang.."
Lalu, kami berdua berbincang-bincang sampai matahari mulai mengintip, langit menjadi cerah..
Bintang berkata, "Oke, saatnya kamu menyongsong pagi ini Elin..!!"
Aku menjadi semangat karena aku dapat merasakan Tangan Tuhan selalu menggandengku.. Tangan Tuhan yang akan membuat rencana hidupku semakin indah dan indah..
Thanks God..
April 6th, 2005 at 2:30 am
Ya itu, untung gue bukan bintangnya :-p