FAQ About My Marriage’ Life
Heellloo guys. Its been forever I’m planning this blog. I want to have like Frequently Asked Questions..
Some of my friends not even know I got married.. I know it’s kinda weird especially for our culture, so I will try to make FAQ and people in FS keep asking me about the same questions..
- Kapan nikah nih? Kok nggak bilang-bilang / sebar undangan?
Well… Pertama2, kami (Jamin Schipper dan aku) menikah 7 Januari 2008. Kejadiannya seperti ini: ketika dia melamar aku di pantai, sejak saat itu kami mempersiapkan pernikahan kami walaupun hanya berencana mengundang 20-50 orang saja di Disney + gereja di US. Daftar orang-orang yang mau diundangpun sudah ada. Namun, setelah berkonsultasi dengan para Indonesian lainnya kalau nikah di US itu butuh uang untuk lapor diri di kantor imigrasi dan lain-lain. Believe it or not, semua surat2 dan DP mobil habis sekitar $3000 US.
Lalu, kami memutuskan untuk “MEMBELI FORM PERNIKAHAN” di kantor Sipil di Orlando.. Kami tidak mempersiapkan cincin, baju , pastor, dll, karena sepengetahuan Jamin, butuh 3 hari setelah mengisi form dan lanjut ke pengambilan sumpah suami istri.
Ketika sampai disana, kami mengisi formulir, lalu 10 menit kemudian pegawai itu memanggil kami seperti ini, “Ok guys, I will call you in 10 minutes to get wedding vows”.
Wwaiitt waiitt :O I was really shock.. Nah lo? Kok ambil sumpahnya skarang? Bukan 3 hari lagi? Sedangkan nggak ada 1 pun saksi / pastor yang berkatin / dateng ke kantor itu karena emang kita mau plan beli dan isi formulir dan akan balik di hari ke tiga. Akhirnya kami melangkah tanpa persiapan ke ruang pengambilan sumpah, nggak ada saksi kecuali petugas itu sendiri.
Saat pulang, ada rasa sedikit ‘menyesal’ karena tidak ada 1 orang teman maupun pastor. Tapi sudah terjadi, dan mungkin emang sudah harus nikah tanggal segitu, which my favourite number: 7!!
- Kok buru-buru amat sih kesannya.. udah ehm ehmm, hamil yah?
Kalau dulu mungkin susah jelasinnya, kalau sekarang (11 bulan umur pernikahan) tinggal bilang, “perut gw terlihat hamil ga?” hehehee.. Ok, pertama Jamin nggak mau pisah sama gw kalau April gw harus balik Indo. So,dia langsung lamar, dan nggak mau gw ninggalin dia.. kedua, ijin kepengurusan kerja harus diatur secepatnya di kantor imigrasi, kalau tidak gw akan jadi illegal di US, cari kerja susah karena nggak punya ijin kerja. Ketiga, jarak dari Januari ke April itu sebentar kalau untuk proses surat imigrasi,sedangkan nikah bulan april, baru dapat working permit itu sekitar bulan 7. Jadi butuh waktu juga.. Lagi pula kita akan tinggal sendirian, nggak sama orang tuanya Jamin, so we need our own money to survive, kalau cuma Jamin yang kerja, nggak bakal ketutup semua biaya sewa apartment, mobil, asuransi dll.
- Loh.. “Bule” kan kaya?
Oh well.. sorry to say.. Bule emang banyak yang kaya. Jujur aja dan untuk di FS aja nih :p, gw sempat dekat dengan beberapa cowok yang ‘lebih’ some of my friends in Disney know about them
Salah satunya udah jabatan manajer, atau yang kerja jadi engineering , atau yang kerja di NASA.. AGAIN………. Sayang sekali, beberapa dari mereka tidak percaya Tuhan, sedikit kasar, dan sudah punya istri hahahahhaa.. Jadi cinta gw itu bukan hanya karena uang semata. I liked them.. But I realize we can’t be together..
- Oh, lo CUMA mau ambil US citizen yeehh?
Oucch, ini yang lumayan sering muncul di benak teman2 semua.. I LOVE Indonesia, sejak gw kerja di Disney sebagai cultural representative, I really really love Indonesia more.. Banyak potensi Indonesia yang nggak kalian tahu hanya karena kalian nggak peduli sebagai warga Negara.. Sedangkan, di luar kita mau nggak mau harus banyak baca soal indahnya Indonesia dll. Anyways, yah.. so I haven’t think to be US Citizen, kalau emang Tuhan mau gw sama Jamin pindah ke Indo, why not?
- Tapi kenapa sih pacarannya cepet banget, udah yakin yah sama pilihannya?
Buat yang percaya ada Tuhan, pasti kalian percaya sama yang namanya doa. Ketika Jamin belum 1 kepercayaan sama gw, gw asli dilemma berat, sedang menimang-nimang untuk memutuskan hubungan dengan Jamin ketika semakin hari, Jamin semakin memaksa gw untuk merubah kepercayaan gw ke kepercayaan dia. Akhirnya gw doa puasa , gw nggak minta dia jadi milik gw, gw cuma minta dan gw selalu inget doa ini: “God, kalau dia emang bener –the one- please show Jamin that You are God, kalau emang dia bukan jodoh gw, ya putusin kami saja, gw udah siap kalau putus”
The next week, Jamin berubah gw nggak bilang gw doa puasa, ga bilang gw berdoa seperti itu, just let it be.. Dia mulai mengikut kepercayaan gw saat itu. Dan gw bilang, jangan berubah hanya karena gw, itu nggak akan berhasil!! Dan dia hanya bilang “God shows himself to me, I had dreams, and all signs”
Beberapa minggu setelah itulah, dia melamar gw, dan gw berpikir, mungkin inilah ‘the one’ and Yes… he is the one for me. Kapan pulang ke Jakarta?
Plan pulang kemungkinan November tahun depan, kalau Tuhan ijinin kita pulang saat itu which kita harus simpan duit ajegile untuk ke Indo, karena bukan cuma dua orang, tapi juga tiket PP. Jadi paling tidak kami harus mempersiapkan minimal sekitar 6000 USD.
- Kerja apa sekarang?
I’m working as web designer, developer, atau semacam itulah, tapi karena kita bergerak dibidang bisnis online, jadi gw harus berpikir sebagai manajer dan menentukan strategi2 dalam perusahaan… I love my job, if you want to visit my website: www.orchardcorset.com atau ini hanya sekedar hasil freelance aja : www.harrisonmodern.com
- Kenapa pindah dari Florida ke Washington? Kan jauh banget budaya dan udaranya?
Honestly, I didn’t know ketika pertama kali Jamin pilih kota kecil ini di lembah gunung Washington. Ternyata sekarang sudah terjawab, kerinduan Jamin dan gw soal melayani Tuhan terjawab… Gw dipilih sebagai web developer again untuk gereja : www.ccwenatchee.com dan Jamin pelayanan di musik. Bulan ini, my church getting busy with Christmas stuff, so gw akan Bantu anak sekolah minggu untuk buat teater, dan choir untuk ibadah umum, praise God, kerinduan kami dijawab dan diberikan ladang sama Tuhan
- Kangen nggak sama orang Indo?
Jamin jadi saksi hidup dimana gw kangeeeen banget sama keluarga besar gw, gereja lokal gw (GPDI), lalu sahabat gw, teman2 gw semua.. dan Jakarta itself, makanan, budaya, dan MALLS!! Hahahhaha…
- Kapan punya anak? Ayoooo di tunda apa emang belum berhasil?
Gw pengen banget punya anak, tapi nggak bisa dulu, karena pertama gw dan Jamin baru mulai kerja di tempat yang menjamin. Kedua, gw nggak mau bawa bayi kecil di dalam pesawat dan terbang selama lebih dari 24 jam, beserta transit 4 kali + bawa koper yang lebih banyak karena ada 3 orang.Kasian bayinya, dan penumpang2 kapal kalau bayi nangis, mereka akan sewot juga
Keempat, ketika anak sudah lahir, kemungkinan untuk save / menabung akan lebih susah, kemungkinan ke Indo akan terus ditunda dst dst.. Jadi belum berhasil? Well, kita belum mencoba, jadi kita nggak mau ambil resiko untuk hamil dulu saat ini, kecuali kebablasan.. berarti emang sudah waktunya punya anak
Sepertinya segini saja dulu pertanyaan yang sering muncul di benak teman-teman semua, kalau ada pertanyaan lagi, silahkan ditanyakan..
Anyway, thanks udah baca blog ini sampai selesai , thanks udah care sama gw, dan gw tau, kalian care, so teman-teman banyak bertanya-tanya, atau mungkin ada yang tersimpan dibenak saja..





